cara kompon plafon grc

Bahkantanpa pemakaian kompon pun kalsiboard-kalsiboard itu sudah tersambung dengan kokoh. Usia pakai yang lama Pada dasarnya, kalsiboard juga memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Plafon ini sanggup bertahan sampai puluhan tahun tanpa mengalami kerusakan yang berarti. Kadang ada yang menyamakan plafon GRC dengan plafon gypsum, tetapi Materialdan Tenaga kerja yang berkualitas menjadi kelebihan kami dalam melayani kebutuhan pemasangan gipsum. Berikut HANYA SEBAGIAN rincian harga yang kami tawarkan : • Hollow Galvalum dengan tebal 0,35 & Gipsum=Rp 80.000/ M2 Terpasang. • Hollow Galvalum dengan tebal 0,35 & GRC Board 6mm = Rp 110.000/ M2 Terpasang. Halmenarik dari video Cara Plamir Kompon Plafon Gypsum Yang Benar ini adalah cara plester sudut tembok terbaru!, cara mengaci tembok biar halus, cara meratakan tembok yang bergelombang, cara mengatasi tembok tidak siku, sponengan kusen, cara mengaci tiang beton, benangan tembok, harga pekerjaan sponengan, cara plester tiang beton, Tampilan Topicmenarik dari video Cara Membuat Kompon Plafon Grc Dengan Alkasit ini adalah cara membuat roll cat motif sendiri paling heboh!, Cara Membuat Logo, Cara Membuat Video Di Laptop, Cara Supaya Anak Kuat Makan, Cara Membuat Kue Nagasari, YouTube Cara Membuat Pedang, Cara Membuat Slime, CaraPemasangan Plafon GRC Area Bogor - Buana Paksa - Punya rumah yang nyaman dan bagus dengan kualitas aman dan tahan lama adalah impian semua orang. Rumah menjadi kebutuhan pokok setiap makhluk hidup. Maka dari itu, kita harus memperhatikan ketika kita akan membuat sebuah proyek. Ich Möchte Einen Neuen Mann Kennenlernen. Apakah Anda sedang berencana memasang plafon bermaterial GRC? Maka simak cara pasang plafon GRC berikut agar pemasangan plafon lancar serta memberikan hasil yang rapi. Pemasangan plafon pada bangunan sangat disarankan. Selain memberi perlindungan dari kotoran dan debu yang berasal dari atap, ruangan tampak lebih rapi sehingga estetika terjaga. Jika berencana memasang plafon khususnya dari bahan GRC, berikut kami rekomendasikan tutorial lengkap dengan tips serta cara menghitung estimasi biaya pemasangannya. 1. Pengukuran Tinggi Plafon dan Luas Ruangan2. Penentuan Material Plafon3. Pengaplikasian Wall Angle4. Pemasangan Rangka Hollow5. Pemasangan Gantungan Hollow6. Penutupan Rangka7. Proses Finishing8. Cara Menghitung Biaya Pemasangan Plafon GRC 1. Pengukuran Tinggi Plafon dan Luas Ruangan Pengukuran Tinggi Plafon dan Luas Ruangan Pengukuran tinggi plafon dan luas ruangan adalah langkah awal yang harus dilakukan, bahkan sebelum melaksanakan rencana pembelian material. Cara mengukur tinggi plafon yaitu dengan membuat titik pada keempat sudut ruangan menggunakan selang waterpass berisi cairan sebagai alat ukur. Setelah itu, buat garis elevasinya sebagai pedoman pemasangan, dengan cara menarik satu titik ke titik lain menggunakan pensil. 2. Penentuan Material Plafon Penentuan Material Plafon Setelah mengukur, tentukan material plafon yang nantinya akan digunakan. Penentuan ini sangat penting karena berkaitan dengan kenyamanan penghuni bangunan setelah plafon terpasangan. Jika bingung, daftar pertanyaan berikut bisa menuntun Anda menentukan material plafon yang tepat. Apa konsep ruangan yang dipasang plafon? Apa warna cat tembok di ruangan yang dipasang plafon? Apakah bangunan akan bermodel skandinavia atau minimalis? 3. Pengaplikasian Wall Angle Pengaplikasian Wall Angle Berikutnya adalah proses pengaplikasian wall angle, yaitu sebuah tepi penopang plafon. Peletakannya tepat berada di atas garis lurus yang sudah dibuat sebagaimana yang sudah dijelaskan pada poin nomor 1. Saat proses pengaplikasian, perkuat wall angle dengan cara dipaku beton berukuran 2-3 cm. Kemudian, pastikan jaraknya tidak kurang dari 30 cm. 4. Pemasangan Rangka Hollow Pemasangan Rangka Hollow Setelah wall angle terpasang, berikutnya yaitu memasang rangka hollow dari material yang berupa kerangka berongga kotak-kotak. Fungsinya yaitu untuk menahan beban plafon GRC serta memudahkan penggantungan plafon. Jika menggunakan material kayu sebagai rangka plafon, pastikan material kayu berjenis anti rayap. Setelah menentukan jenis rangka yang akan digunakan saat pemasangan rangka plafon, selanjutnya lakukan pengukuran. Pengukuran dilakukan dengan cara menandai kedua sisi wall angle untuk menciptakan rongga sebagai rangka hollow. Jarak rangka plafon GRC yaitu sekitar 61 cm. Setelah mendapatkan ukuran rangka plafon GRC yang akurat, lakukan pemotongan hollow, kemudian pasang pada wall angle yang telah ditandai. Pastikan bentangan masing-masing rangka sudah lurus. Barulah sekrup dengan kencang agar hollow tidak goyang. 5. Pemasangan Gantungan Hollow Pemasangan Gantungan Hollow Tahapan berikutnya dari pemasangan plafon GRC yaitu dengan membuat gantungan berupa kawat, hanger, atau hollow. Ada beberapa jarak yang bisa dipilih, yaitu 80 cm, 100 cm, hingga 120 cm. Makin pendek jaraknya, maka makin kuat plafonnya. Setelah memilih, sekrup pada rangka atas dan tengah. Lakukan hingga semua gantungan terpasang, namun jangan lupa untuk mengecek kembali kekuatan rangka hollow. 6. Penutupan Rangka Penutupan Rangka Rangka sudah kokoh, maka selanjutnya yaitu menutup rangka dengan memasang dan memaku panel plafon GRC pada rangka. Diperlukan kehati-hatian dalam pemasangan pada rangka hollow, maka gunakan skapolding, stelling, atau tangga lipat sebagai alat bantu. Khusus pemasangan pada rangka kayu, penting untuk memperhatikan penggunaan paku saat proses penutupan rangka dengan plafon. Pastikan Anda menggunakan paku berkepala lebar dan berdiameter 2 mm dengan panjang 25 mm. 7. Proses Finishing Proses Finishing Proses finishing dari plafon yang sudah terpasang yaitu dengan melakukan pendempulan. Dempul tiap sambungan plafon agar tampak rapi. Lebih baik lagi jika Anda mengecat permukaan plafon tersebut sesuai dengan konsep ruangan. BACA JUGA1. Cara Kompon Plafon 7 Merk Cat untuk Plafon GRC yang Bagus. 8. Cara Menghitung Biaya Pemasangan Plafon GRC Pemasangan plafon GRC paling praktis menggunakan sistem borongan karena biaya sudah termasuk material dengan proses pengerjaan cepat oleh ahli. Berikut adalah simulasi biaya pemasangan plafon GRC pada kerangka hollow maupun kayu pada ruangan 5 m x 5 m. Diketahui Panjang dan Lebar Ruangan = 5 m dan 5 m. Luas Ruangan untuk Rangka = Panjang x Lebar = 5 m x 5 m = 25 m2. Ukuran Plafon = 122 cm x 244 cm. Luas Plafon GRC = Panjang x Lebar = 122 cm x 244 cm = cm2 m2. Kebutuhan Plafon GRC = Luas Ruangan ÷ Luas Plafon GRC = 25 m2 ÷ m2 = buah dibulatkan menjadi 9 buah. Harga Borongan Tenaga = Rp Harga Jasa Pasang Rangka = Rp Harga Cat = Rp BahanKebutuhan per RuanganBiaya Borongan per MeterTotal BiayaRangka25 m2Rp. Plafon9 buahRp. Pasang25 m2Rp. m2Rp. Menghitung Biaya Pemasangan Plafon GRC Dari tabel di atas, diketahui total biaya pemasangan plafon GRC terima jadi dengan sistem borongan untuk ruangan 5 m x 5 m adalah Rp. BACA JUGA Harga GRC Board Per Lembar untuk Plafon. Nah, itulah informasi lengkap mengenai cara memasang plafon dengan papan GRC, serta tips dan total biaya yang dibutuhkan untuk hasil terima jadi. Semoga bermanfaat. Quando chega o momento de escolher a iluminação para o ambiente, não importa a dimensão ou o orçamento nada mais certo do que escolher uma estrutura que faça a diferença, que irradie beleza e bom gosto por cada metro quadrado. É mais do que possível estruturar sua iluminação atendendo a todas essas demandas você já sabe o que é plafon? Nesta publicação, traremos um guia aprofundado para contextualizar, explicar sobre os modelos e dar dicas sobre as melhores formas de aplicá-los em cada ambiente. O que é plafon? O plafon é uma luminária ideal para ambientes com pé direito muito baixo, pois ficam acopladas ao teto, ajudando a criar uma sensação de espaço. Além disso, oferecem diferentes tipos de focos ao iluminar. Plafond, no francês, significa “teto”. Em termos mais técnicos na arquitetura e pintura, o “plafond” se refere à técnica usada para oferecer uma sensação de algo plano, central e radiante nos tetos, que foi muito comum durante o Renascimento. O nome do nosso plafond da iluminação se inspira nesse conceito, até a ideia de sua estrutura, com uma borda visível e um centro iluminado; mas a ideia e a estrutura remontam ainda à cultura Chinesa, que utilizava papéis de arroz para tornar a iluminação artificial mais difusa e aproveitar mais a iluminação solar, como nas portas shoji. Os chineses eram muito conectados com a tradição do Feng-Shui, e a escolha das formas e materiais têm uma busca aprofundada pela harmonização de ambientes, e acredite conhecer o que é o plafon vai oferecer diversas oportunidades de transformar seus ambientes de maneiras muito originais. Os tipos de plafon Um dos principais trunfos dos plafons é a variedade enorme de designs, materiais e estruturas em que podem ser produzidos, oferecendo opções para os mais diferentes tipos de ambientes Plafons de sobrepor Os chamados plafons grossos são simples e sem muita burocracia para instalar costumam ter uma estrutura de caixote, que envolve a luz e dá uma vazão mais condicionada a ela, podendo apenas ser encaixados junto ao teto. Por ficarem com a estrutura mais exposta, são ótimas opções decorativas para quartos e salas de estar e não é raro que sejam utilizados nas paredes, também, em decorações mais orientais. Plafons de embutir Já os plafons de embutir são os favoritos em projetos com tetos rebaixados, para quem não abre mão deste efeito mesmo sem um pé direito muito vantajoso. Os plafons embutidos são mais modestos e se integram de forma mais neutra à decoração, o que favorece seu uso em cozinhas, lavanderias, banheiros e ambientes de estudo ou trabalho. Principais formatos dos plafons Os plafons quadrados oferecem um foco mais breve e central de luz, o que favorece espaços menores ou que requerem mais intensidade na iluminação. Os retangulares, pelo contrário, oferecem uma difusão maior da luz, sendo ideais para aplicação em espaços mais compridos e estreitos, que precisam de um foco maior. Já os plafons redondos são opções mistas, que têm um foco mais amplo de luz e que, por serem mais arrojados, podem ser aplicados em áreas menos centrais dos ambientes, como espaços de leitura. Iluminação direta e indireta A principal ideia dos plafons é oferecer uma iluminação difusa e mais homogênea, mas a popularidade que os plafons ganharam trouxe diversas novas formas de uso Iluminação indireta Tradicionalmente, as telas que costumam sobrepôr a lâmpada atiram o foco da iluminação para o teto, distribuindo de forma mais suave a luz pelo ambiente. Esse modelo é especialmente recomendado para quartos e salas de estar, e podem ser combinados com tons mais quentes, oferecendo uma sensação de conforto. Iluminação direta Os plafons com luz direta atiram a luz para baixo, e a estrutura dos plafons também pode favorecer bastante esse tipo, especialmente quando se emprega fitas de LED. Quanto mais originais ficam os designs dos plafons, mais opções criativas aparecem para diferentes ambientes, como escritórios e lojas. Principais materiais e modelos Os plafons com modelos mais orientais costumam ter o corpo todo em tela, mas por aqui o uso de madeiras em tons mais rústicos é um dos favoritos. É comum também que as madeiras sejam tratadas para oferecer tons diferentes, nacarados ou mais terrosos. Para designs mais arrojados e modernos, diversos materiais sintéticos são empregados na produção dos plafons, oferecendo formas e cores únicas. Você também encontra plafons com cristais, que lembram até balões de lustres imperiais. Em designs mais industriais. Alumínio e inox conferem ótimos acabamentos no acoplamento, além de modelos produzidos inteiramente nestes materiais serem grandes aliados dos estilos industriais. Como instalar plafon É importante que exista uma proporcionalidade em relação à dimensão do ambiente, o tamanho do plafon e a potência da iluminação, para que a luz seja sempre suficiente Para determinar o tamanho do plafon Você pode dividir o volume de metros quadrados do ambiente por 3, então multiplicar este resultado por 10. Digamos que o ambiente tenha 12 metros quadrados. Você divide esses 12 m2 por 3 e tem como resultado o número 4. Agora, multiplica esses 4 por 10 40cm vai ser a dimensão aproximada para um plafon com dimensão adequada. Para determinar a potência da luz Para determinar a potência, é interessante aumentar o número de watts a cada 5 metros até 5 metros, 6W será o mínimo suficiente. Seguindo a escala, a partir de 6 metros, opte por 12W, a partir de 11 metros, 18W, e assim sucessivamente. Gostou das nossas dicas e ficou com vontade de escolher um plafon para seu ambiente? Na Henrilustres você encontra uma série completa de plafons dos mais diversos estilos, e aqui em nosso blog, dicas incríveis sobre iluminação e decoração, é só assinar nossa newsletter. Sudah tahu kelebihan dan kekurangan plafon GRC ? Yuk simak dulu ulasan kali ini biar kamu nggak salah beli ! Selain digunakan sebagai penutup langit-langit ruangan agar terlihat rapi, plafon juga bermanfaat untuk menambah keindahan interior rumah. Oleh karena itu, pemilihan material plafon tidak boleh sembarangan. Ada beberapa jenis material plafon yang biasa digunakan seperti gypsum, kayu, asbes, eternit, triplek, PVC, akustik, dan juga GRC. Dari sekian banyaknya jenis plafon, salah satu material yang saat ini populer untuk digunakan sebagai penutup langit-langit rumah adalah GRC. Plafon GRC hadir dengan cetakan yang kuat, tidak mudah bocor, anti rayap, tidak mudah rusak, dan ramah lingkungan. Perawatan plafon GRC juga tidak rumit serta relatif mudah dibersihkan. Jika terjadi kerusakan, plafon GRC ini mudah diganti. Dari segi kebersihan pun instalasi langit-langit plafon tidak terlalu kotor seperti pemasangan jenis plafon lain. Keuntungan lain menggunakan plafon GRC yaitu kedap suara. Karena itulah plafon GRC cocok dipasang dimanapun, mulai dari masjid atau mushola, ruang rapat, tempat pertunjukan, studio musik, dan lain sebagainya. Apa Itu Plafon GRC? sumber GRC Glassfiber Reinforced Cement merupakan salah satu jenis plafon yang terbuat dari campuran serat dan semen. Jika dilihat sekilas, plafon GRC terlihat mirip dengan plafon gypsum meski keduanya terbuat dari bahan yang benar-benar berbeda. Permukaan plafon GRC pun lebih rata dan halus dibandingkan dengan plafon gypsum yang terkadang kasar dan berlubang. Bahan dasar plafon GRC aslinya mirip dengan beton, namun lebih ringan. Plafon jenis ini menggunakan serat glass fiber sebagai bahan penguat, sedangkan beton memiliki tulang baja di dalamnya. Selain itu, plafon GRC juga memiliki karakteristik yang hampir sama dengan eternit, hanya saja sedikit lebih besar dengan ukuran 122 cm x 244 cm dan ketebalan sekitar 4 mm. Rangka plafon GRC yang digunakan dapat berupa kaso 4/6 dan 5/7, atau bisa juga menggunakan besi hollow sebagai alternatif dengan ukuran 4 x 4 cm. Pemasangan rangka plafon GRC menggunakan kaso dengan cara dipaku, sedangkan penggunaan rangka besi hollow dengan cara disekrup atau river/viser. Nah, sebelum kita membahas apa saja kegunaan plafon GRC, yuk simak dulu penjelasan tentang keunggulan dan kekurangan plafon GRC berikut ini. Keunggulan Plafon GRC sumber 1. Tahan Air dan Api Salah satu keunggulan dari plafon GRC adalah tahan air dan suhu lembab. Berbeda dengan plafon gypsum yang mudah rusak jika terus terkena air, plafon GRC punya ketahanan yang lebih baik dan tidak mudah bocor. Dengan keunggulan ini, kamu bisa menggunakan plafon GRC pada ruangan yang basah atau beresiko memiliki kelembaban tinggi, seperti dapur dan kamar mandi. Selain itu, plafon GRC juga bisa kamu pasang pada langit-langit teras atau ruang semi-outdoor lainnya yang mungkin beresiko terkena cipratan air hujan. Tak hanya tahan air, plafon GRC juga punya ketahanan yang lebih baik terhadap api dibandingkan plafon triplek. Karena itulah plafon GRC cenderung tidak mudah terbakar atau merambatkan api saat terjadi kebakaran. 2. Tahan Lama Berkat ketahanannya terhadap suhu lembab, air, dan api, plafon GRC dinilai sangat kokoh dan awet bahkan dapat bertahan sampai 25 tahun. Durasi ketahanan plafon GRC ini tentu lebih lama dibandingkan plafon gypsum dan plafon triplek. Perawatan plafon inipun cenderung lebih mudah untuk dibersihkan. Nah, jika kamu mencari plafon yang bisa digunakan dalam jangka waktu sangat lama, maka jenis plafon GRC sangat wajib untuk dicoba. 3. Mudah Dibentuk Sesuai Keinginan Tidak seperti plafon kayu dan triplek yang lebih kaku, plafon GRC justru mudah dibentuk mengikuti desain plafon tertentu sesuai keinginan. Plafon GRC merupakan material plafon yang luwes dan lentur karena terbuat dari campuran serat-serat fiberglass. Sifat plafon GRC yang tidak getas ini menjadikan kamu lebih leluasa membuat bentuk plafon sesuai dengan desain yang diinginkan, baik itu bentuk-bentuk melengkung, datar, dan lainnya. 4. Pemasangan yang Cepat Cara pemasangan plafon GRC jauh lebih mudah apabila kamu menggunakan GRC plafon yang sudah berupa lembaran papan. Biasanya, di lembaran papan GRC terdapat bagian yang lebih tipis pada bagian tepi yang biasa disebut recessed. Recessed ini membuat proses penyambungan plafon GRC jadi lebih mudah sehingga penggunaan compound untuk sambungan pun jadi lebih sedikit. Selain itu, proses pemasangan plafon GRC juga jauh lebih cepat karena tidak perlu melalui proses plamir atau proses meratakan permukaan papan yang akan dicat. Bobotnya pun tergolong ringan, bahkan per meter perseginya plafon GRC hanya memiliki bobot 18 kg saja. Hal ini tentu sangat mempermudah kamu saat memasang plafon rumah. 5. Harga Cenderung Lebih Murah Dari segi harga, plafon GRC tidak terlalu mahal. Untuk ukuran 1,2 x 2,4 meter dengan ketebalan 4 mm biasanya dibanderol sekitar Rp sampai Rp saja. Harga yang murah ini tentu menjadi salah satu keunggulan plafon GRC yang tidak bisa kamu lewatkan begitu saja. 6. Aman Bagi Kesehatan Plafon GRC Glassfiber Reinforced Cement tidak mengandung bahan asbes didalamnya. Hal ini membuat plafon GRC aman bagi kesehatan. Bagi kamu yang belum tahu, asbes sudah terkenal sebagai bahan yang berbahaya untuk digunakan di dalam rumah. Apabila terhirup terus-menerus bisa meningkatkan resiko kanker paru-paru yang sangat berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah. 7. Bisa untuk Membentuk Kubah Karena sifatnya yang lentur dan tidak getas, plafon GRC bisa digunakan untuk membentuk kubah. Material plafon GRC juga bisa dipasang sebagai pelapis kubah bagian luar atau eksterior, karena tahan air dan tidak mudah bocor. Bentuk kubah biasanya memang lebih sering ditemukan pada bangunan sejarah atau masjid yang luas, namun tidak ada salahnya jika kamu membuat langit-langit rumah berbentuk kubah dengan menggunakan plafon GRC ini. 8. Bisa Digunakan untuk Penyekat Ruang Nah, bagi kamu yang belum tahu, material plafon GRC yang berbentuk lembaran juga bisa digunakan sebagai penyekat ruangan lho! Hal ini dikarenakan, komposisi plafon GRC mampu meredam suara dan tidak terlalu berat sebagai dinding batu bata. Pemakaian lembaran plafon GRC sebagai penyekat ruangan juga cenderung lebih hemat daripada membuat dinding bata. Lembaran papan GRC juga bisa dipasang sebagai sekat ruangan pada bangunan bertingkat yang tentunya tidak diberi beban terlalu berat. 9. Bisa untuk Membentuk Plafon Melengkung Sama seperti membentuk kubah, membuat langit-langit melengkung atau barrel vault ceiling juga bisa kamu lakukan menggunakan plafon GRC. Plafon GRC bisa dilengkungkan sampai kelengkungan tertentu, misalnya untuk membuat langit-langit berbentuk busur yang menciptakan kesan lebih luas pada ruangan. Jadi, kalau dirumah kamu terdapat ruangan atau gabungan ruangan tanpa sekat dinding yang bentuknya memanjang, kamu bisa gunakan plafon GRC untuk membuat langit-langit berbentuk busur yang indah. 10. Bisa Digunakan Sebagai Pelapis Dinding dan Fasad Bangunan Selain menjadi penyekat ruang, lembaran plafon GRC juga bisa kamu gunakan sebagai material pelapis dinding maupun kolom dan pilar bangunan. Bobot lembaran papan GRC yang tidak terlalu berat memang cocok dipasang sebagai elemen dekoratif pada ruangan. Ditambah dengan ketahanannya yang baik terhadap air dan api membuat material papan GRC bisa dipakai pada fasad bangunan, karena awet dan tidak mudah rusak. Jadi selain bisa digunakan sebagai material plafon, papan GRC juga memiliki banyak fungsi lain dalam dunia bangunan. Kekurangan Plafon GRC sumber Meskipun memiliki segudang keunggulan, jenis plafon rumah yang satu ini tetap memiliki kekurangan yaitu proses pemasangannya yang cukup rumit dan sangat rentan bila terkena benturan. Walaupun kamu sudah sangat berhati-hati saat proses pemasangan plafon GRC, terkadang masih saja ditemukan retak rambut pada sisi board atau sela-sela sambungan plafon. Jika kamu berniat menggunakan material plafon yang satu ini, lebih baik menggunakan jasa tenaga ahli untuk mendapat hasil yang lebih rapi. Selain itu, untuk menghasilkan finishing yang baik pada plafon GRC dibutuhkan waktu yang cukup lama, tenaga yang lebih banyak, dan juga biaya tenaga kerja yang lumayan mahal. Harga Plafon GRC Jenis dan Ukuran Satuan Harga GRC / Versaboard 4 mm 1,2 x 2,4 m Lembaran Rp GRC / Versaboard 6 mm 1,2 x 2,4 m Lembaran Rp GRC / Versaboard 9 mm 1,2 x 2,4 m Lembaran Rp Harga plafon GRC diatas berdasarkan satuan lembaran dan dapat berubah-ubah sesuai dengan pasaran. Selain itu, beda toko berbeda pula harga plafon GRC yang ditawarkan. Sebelum kamu membeli material ke toko terdekat, alangkah baiknya konsultasi dulu dengan orang yang ahli dibidang ini agar tidak terjadi kesalahan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk update informasi seputar home design yang unik dan menarik lewat blog Sumber istock Bingung dengan cara pasang plafon GRC rangka hollow yang benar Yuk, mari simak ulasannya mengenai sejumlah langkah mengaplikasikan plafon ini. Plafon atau ceiling punya fungsi yang penting dalam sebuah bangunan. Selain untuk meredam panas, bagian itu juga dapat menambah estetika interior. Ada beberapa jenis material ceiling yang umum dipasang. Satu di antaranya adalah plafon GRC. Agar cara pasang plafon GRC dapat menempel dengan kuat, maka dibutuhkan rangka berbahan kokoh, seperti besi hollow. Untuk diketahui, besi hollow adalah batangan besi berbentuk kotak, dengan rongga di bagian tengah. Sedangkan, harga hollow untuk plafon GRC, terbilang bervariasi tergantung ukuran lebar dan ketebalannya. Biasanya, material tersebut digunakan sebagai pagar rumah minimalis, maupun dimanfaatkan untuk rangka plafon GRC. Adapun ukuran rangka plafon hollow bisa menggunakan tipe 2×4, 4×4 ataupun keduanya. Lantas, bagaimana cara pasang plafon tersebut? Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa langkah yang bisa kamu praktikkan. Foto 1. Hitung Tinggi Plafon Langkah pertama, ukurlah ketinggian langit-langit ruangan, dengan menggunakan alat ukur roll meteran. Kemudian tarik garis lurus dari satu titik rangka plafon baja ringan ke titik lain, menggunakan pensil atau penanda sejenis. Garis ini disebut garis elevasi yang berfungsi sebagai pemandu agar pemasangan rangka plafon tetap lurus dan seimbang. 2. Aplikasikan Wall Angle Cara pasang plafon GRC selanjutnya adalah dengan memasang wall angle tepat di atas garis lurus yang telah dibuat. Kemudian, pasang dan perkuat menggunakan paku beton berukuran 2 cm atau 3 cm. Pastikan jarak antar paku tidak kurang dari 30 cm. Sebagai informasi, wall angle tersebut berfungsi sebagai penopang plafon nantinya. 3. Ukur Jarang Setiap Hollow Setelah wall angle plafon terpasang pada semua sisi, kemudian lakukan pengukuran jarak untuk setiap bentangan hollow. Berikan jarak 61 cm untuk tiap rangkanya, serta tandai wall angle. Perlu diingat, pengukuran ini hanya dilakukan pada sisi dinding yang panjang saja. Selanjutnya, ukur panjang dan lebar dinding dengan presisi, serta sesuaikan panjang rangka hollow. 4. Aplikasikan Bentangan Hollow Tengah Cara pasang plafon GRC rangka hollow berikutnya adalah aplikasikan sekrup pada bentangan hollow yang telah diukur. Di tahap ini, pastikan sekrup terpasang dengan kencang dan baik, sehingga hollow untuk GRC plafon tidak goyang. Pastikan pula, bentangan rangka hollow dari dinding satu ke dinding yang ada di seberangnya memang sudah lurus. 5. Pasang Bentangan Hollow Atas Setelah mengukur bidang dinding yang lebar, proses selanjutnya menyesuaikan dengan ukuran rangka plafon hollow. Harap dicatat, ketika mengukur plafon GRC dilakukan di titik 244 cm terlebih dahulu, baru setelah itu diukur jarak 80 cm ke kiri dan ke kanan. Adapun fungsi bentangan rangka hollow atas adalah mengunci hollow bagian bawah agar tidak goyang. Selain itu, rangka ini juga akan menahan beban plafon GRC serta memudahkan penggantungan plafon. 6. Buat Gantungan Rangka Plafon Kemudian, buatlah gantungan dari rangka hollow atas dan tengah ke bagian rangka atap rumah. Untuk ukurannya, bisa menggunakan 80 cm, 100 cm, hingga 120 cm. Dalam proses cara pasang plafon GRC rangka hollow ini, kamu bisa menggunakan material kawat, hanger, atau hollow. Setelah itu, kunci gantungan pada rangka atap, kemudian sekrup pada rangka atas dan tengah. Pastikan kekuatan rangka hollow dan gantungannya. 7. Pasang Bagian Plafon GRC Tahap terakhir, yakni memasang plafon GRC ke rangka hollow dengan cara menggunakan sekrup gypsum. Buat jarak antar sekrup selebar 10 cm, dan pastikan pemasangannya dilakukan dengan baik dan kencang. Nah, itulah cara pasang plafon GRC rangka hollow yang benar. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya! Baca juga ulasan cara memasang wallpaper plafon yang dapat dilakukan sendiri di rumah, pastinya hanya di Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di karena kami AdaBuatKamu.

cara kompon plafon grc